SEKATOJAMBI.COM, TANJABBAR – Menyongsong peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) 2026, Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Maulia Kuswicaksono memilih pendekatan dialogis dengan merangkul pimpinan serikat pekerja/buruh se-Kabupaten Tanjabbar dalam forum silaturahmi yang digelar di Aula Polsek Tebing Tinggi, Selasa (14/4/2026).
Langkah ini ditempuh sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus mengantisipasi potensi dinamika yang kerap muncul menjelang momentum May Day.
Kapolres hadir bersama jajaran pejabat utama, di antaranya Kabag Ops AKP Hermanto, Kasat Sabhara AKP Binsar H. Tamba, Kasat Reskrim IPTU Ayyub Peter Bernandus, Kasat Intelkam IPTU Prayitno, serta Kapolsek Tebing Tinggi IPTU Ahmat Syayuti. Kehadiran lengkap ini menegaskan keseriusan Polres Tanjab Barat dalam membangun komunikasi terbuka dengan elemen buruh.
Dalam sambutannya, AKBP M. Kuswicaksono menegaskan bahwa Polri menempatkan hak buruh untuk menyampaikan aspirasi sebagai bagian dari prinsip demokrasi yang harus dihormati. Ia juga menegaskan kesiapan institusinya untuk berperan sebagai penghubung antara pekerja dan pemerintah daerah.
“Kami mengapresiasi kehadiran rekan-rekan. Pertemuan ini adalah ruang untuk menyampaikan keluhan dan masukan. Polri akan menjadi penyambung lidah kepada stakeholder terkait agar ditemukan solusi demi kebaikan bersama,” ujarnya.
Pendekatan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pengelolaan isu ketenagakerjaan tidak semata dilakukan melalui aspek keamanan, tetapi juga melalui komunikasi dan mediasi. Dalam forum tersebut, Kapolres turut menyampaikan keberadaan program Desk Ketenagakerjaan yang kini dimiliki Polri sebagai instrumen untuk menangani perselisihan di lingkungan pekerja secara lebih terstruktur.
Selain itu, Polres Tanjab Barat juga menawarkan akses layanan melalui Klinik Kesehatan Polres bagi para buruh untuk pemeriksaan kesehatan awal, sebagai bagian dari pendekatan humanis yang mulai diperkuat.
“Serikat pekerja adalah mitra strategisnya Polri. Mari kita jaga komitmen bersama untuk menjaga situasi di wilayah hukum Polres Tanjab Barat tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.
Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka, memberi ruang bagi perwakilan serikat untuk menyampaikan pandangan dan harapan mereka. Di akhir kegiatan, dilakukan penyerahan bingkisan secara simbolis kepada masing-masing perwakilan serikat sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan hubungan kelembagaan.
Di tengah meningkatnya tuntutan buruh dan kompleksitas hubungan industrial, langkah preventif berbasis dialog seperti ini menjadi kunci. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu meredam potensi konflik serta memastikan peringatan May Day berjalan aman, tertib, dan tetap menjadi ruang penyampaian aspirasi yang konstruktif.































